Mau Sukses? Emang Loe Anak Siapa?

Standard

Beberapa waktu yang lalu saya sempat berbincang dengan seoarang sahabat. Begini katanya, saya tidak akan bisa menjadi seperti saya sekarang ini tanpa referensi seseorang untuk bertemu orang perbankan, birokrasi, dan banyak lagi orang yang menjadi penentu kebijakan kesuksesan seseorang.

Istilahnya Emang Loe Anak Siapa?

Continue reading

Kalo Jualan, Bisnis Jalan..

Jualan, Bisnis Jalan
Standard

Tahun 2015 merupakan tahun yang penuh dengan teka teki, khususnya bagi dunia usaha, diprediksi mengalami peningkatan yang terjadi malah penurunan. Pertumbuhan ekonomi saja bergulat di posisi 4 persen-an semenjak Q-1 s/d Q-3 tahun 2015, dan sebenarnya pelaku usaha juga bertanya-tanya akan kebenaran nilai statistik ini mengingat seharusnya dengan kondisi 4% kegiatan usaha maupun daya beli masyarakat dapat dikatakan masih baik, sedangkan yang terjadi atau kenyataannya adalah jauh dibawah itu.

Continue reading

Jualan itu yang Paling Penting CLOSING

Standard

Menjadi Sales yang baik adalah melakukan closing penjualan bagaimana pun caranya. Banyak motivator sales yang mengatakan bahwa perusahaan tidak akan hidup tanpa penjualan. Memang benar adanya bahwa kehidupan perusahaan itu ditentukan oleh ada tidaknya penjualan yang dilakukan. Layaknya seorang manusia yang tidak pernah makan dan minum maka akan kehabisan tenaga sampai dengan mendapatkan asupan baru. Namun apa sih yang menyebabkan terjadinya closing itu sendiri berikut ulasannya.

Continue reading

Promosi bukan Biaya tapi Investasi

Standard

Kata banyak marketer tulen, “tidak ada bisnis tanpa penjualan”. Terlepas dari prinsip memperoleh keuntungan ataupun tidak. Karena menurut banyak pebisnis keuntungan didapat sejak membeli, jika seorang pebisnis membeli dengan benar, dengan harga terbaik atau potensi keuntungan terbaik maka dijamin untung, dengan catatan mesti MENJUAL, produk atau jasa tersebut..

Continue reading

Excellent Service & Understanding Customers Needs = Rp ???

Standard

Baru-baru ini saya mengantarkan orang tua saya ke sebuah rumah sakit internasional di bali. Pasiennya bisa dibilang 93% WNA, sisanya blasteran dan WNI. Kebetulan ortu sampai di rumah sakit tersebut lebih awal, jadi saya langsung saya ke emergency roomnya, sampai di ruangan ER tersebut, saya agak kaget melihat kondisi ruangan yang konsepnya mirip-mirip dengan rumah sakit di suatu daerah tempat saya kuliah dulu. Suasana dan aroma ruangan tersebut jg jauh banget dari kesan rumah sakit apalagi UGD.

Continue reading