Amnesti Pajak Digulirkan Pemerintah Dana Repatriasi Berpeluang Geliatkan Sektor Properti

Standard

Denpasar (Bisnis Bali) –
Amnesti pajak sesuai UU No.11/2016 merupakan langkah strategis yang diambil pemerintah lewat Direktorat Jenderal ( Dirjen) Pajak dalam perbaikan perekonomian Indonesia, dengan memberi pengampunan pajak kepada wajib pajak (WP).

Salah satu pasal dari UU yang disahkan awal Juli 2016 tersebut pun yakni Pasal 12 memberi peluang bagi sektor properti menyerap dana repatriasi dari luar negeri (LN). Demikian disampaikan Pengurus DPD REI Bali, Gede Semadi Putra, Sabtu (23/7) kepada Bisnis Bali.

Lebihlanjut Semadi Putra yang mewakili DPD REI Bali bersama Wakil Ketua Bidang Pembiayaan dan Perpajakan Gede Suardita, dalam Seminar Amnesti Pajak, yang dihadiri langsung Dirjen Pajak, Ken Dwijugestiadi di Jakarta menyampaikan, amnesti pajak kini menjadi topik utama hampir di semua media. UU No 11 Tahun 2016 tentang pengampunan pajak yg baru saja di sahkan awal Juli ini begitu cepat menunjukkan taringnya. Hebatnya baru kali ini seorang presiden ikut turun tangan “jualan” produk berupa UU pengampunan pajak. Artinya beliau menaruh berharap besar kepada semua lapisan masyarakat untuk ikut serta mendukung program ini.
Pemerintahan Jokowi pada dasarnya sudah tahu dan punya catatan lengkap dan jelas siapa saja dan berapa nilai uang orang Indonesia yang nongkrong di LN maupun di dalam negeri. 

Oleh pemerintah itulah yang dijadikan dasar menghitung nilai repatriasi yg akan masuk ke Indonesia
Pemerintah juga memberikan kesempatan untuk semua orang tidak hanya yang punya uang di LN tapi juga WP yang laporan SPT -nya belum benar. 

Sebab jika masih ada yang sembunyi – sembunyi atau pun laporannya tidak benar dendanya 200 persen.
Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2016 data perbaikan para WP akan dijaga secara rahasia dan very confidential sehingga data tersebut tidak akan keluar. Setiap orang yang punya aset, berapa dan dimana saja itu dijamin Dirjen Pajak tidak akan keluar karena sudah tercantum di UU tersebut. Barang siapa yg menyebarkan akan dipenjara. 

Tak hanya itu, bahkan data ini tidak dapt digunakan sebagai dasar penyelidikan, penyidikan, ataupun penuntutan pidana (pasal 20) sehingga data WP peserta amnesti pajak ini akan sangat secure.
Pada pasal 12 UU ini juga menyebut bahwa dana repatriasi dari LN boleh digunakan untuk berinvestasi di beberapa bidang termasuk properti, hanya saja mekanismenya aesuai PMK 118 PMK 119 dan KMK 600, harus ditempatkan di Bank Persepsi terlebih dahulu baru kemudian dapat digunakan untuk investasi properti.
Sementara terang Gede Suardita, akan ada banyak uang yang masuk ke Indonesia melalui Bank Persepsi yang membanjiri ekonomi Indonesia dan salah satu penyalurannya adalah ke sektor properti. 

Pemerintah akan memiliki cukup dana untuk melakukan pengembangan infrastruktur. SBI terus turun. Rupiah terus menguat. Cadangan devisa meningkat. IHSG terus menunjukkan prestasi yg luar biasa peningkatannya. Ini akan sangat baik karena di saat ekonomi dunia melemah Indonesia akan mengalami geliat yang positif.

Semadi Putra menambahkan, sentimen positif di pasar ekonomi yang mulai terasa, sudah waktunya kita menghilangkan pemikiran ekonomi masih lesu, dan mulailah berinvestasi mumpung harga masih murah terutama di bidang properti. ” Bright future is ahead of us saatnya kerja kerja kerja,” ujar Direktur PT SKI Land Development ini.
Dinilai lewat amnesti pajak yang merupakan program pengampunan yang diberikan oleh pemerintah kepada WP meliputi penghapusan pajak terutang, penghapusan sanksi administrasi perpajakan, serta penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta yang diperoleh pada tahun 2015 dan sebelumnya yang belum dilaporkan dalam SPT, dengan cara melunasi seluruh tunggakan pajak yang dimiliki dan membayar uang tebusan akan menjadi momen tepat berinvestasi dengan membaiknya pertumbuhan sektor properti salah satunya yang juga diyakini akan berpengaruh terhadap membaiknya perekonomian Indonesia. * putra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s