Mulai usaha Ga Usah Pikir BEP

Standard

Rasanya hampir semua buku tentang start up bisnis mengajarkan membuat hitungan kapan bisnis tersebut BEP. Benar bukan? Percaya tidak anda tidak perlu berpikir akan semua itu? Ketika setiap hasil nett profit bulanan dari usaha anda  digunakan untuk beli properti. At the end of the day, di tahun dimana anda merencanakan bep usaha anda, harga properti sudah lebih tinggi dari dugaan anda. Tentu anda mesti pilih lokasi yg lingkungannya masih berkembang sehingga harga properti tersebut masih bisa meningkat, its simply another trick that anyone can learn.

Contoh anda memiliki usaha bengkel dengan penghasilan 200jt sebulan dan nett profit 30jt sebulan atau 15% dari omset. Sesudah dipotong semua biaya termasuk bunga pinjaman bank yg anda tanamkan sebagai modal awal. Katakanlah, Modal pinjaman yang ditanamkan utk usaha tersebut 1 Milyar rupiah yang didapat dari pinjaman orang tua, IMF (istri, mertua, family), teman, dll yang digunakan untuk kontrak tanah dan bangunan selama 10 tahun, modal usaha, peralatan, dll.

Kapan BEP? 1 milyar : 30jt = kurang lebih 3 tahun bukan?

Apa yg terjadi jika dari 30jt itu anda gunakan untuk cicil rumah / properti seharga 1 milyar dengan dp 300jt sisanya 700jt dari kpr bank. Anda bertanya dimana dapat 300jt? Ya disisihkan selama setahun keuntungan itu atau lakukan kerja lebih untuk tambah omset.

Kenapa langsung 300jt dpnya? Karena jika anda mampu bayar dp cash anda bisa dapat diskon lebih, bisa dibuktikan.

Lalu kembali saya bercerita setelah siap dengan dp anda beli rumah seharga 1 milyar tersebut, dan 700jt anda carikan kredit KPR. Kalau jangka waktu 15 tahun kurang lebih angsuran bulanannya 7-8jtan, katakanlah 8juta tiap bulan. Jadi sisa profit anda per bulan? 30jt – 8jt = 22jt.. Beli properti lagi? Tentu sangat dianjurkan tapi kali ini anda mesti mengetatkan pengeluaran untuk mendapatkan tabungan senilai dp untuk properti berikutnya. 12 bulan kemudian anda bisa membeli properti lagi, rumah atau tanah atau ruko terserah anda selama itu memiliki sertifikat yang bisa anda jaminkan.

Nah terus BEPnya mundur terus gimana? Kalo kontrak 10 tahun habis ya ga jadi BEP usahanya. Jawabannya tergantung anda, tentu harus ada momen tertentu yg mengakibatkan anda mesti bekerja lebih keras dari orang lain untuk meningkatkan omset anda, berpikir ide baru cara penjualan untuk meningkatkan daya saing.

Jika anda berhasil meningkatkan daya saing anda dipasar bidang usaha anda serta terus meningkatkan omset tahunan anda, saya yakin dalam 10 tahun seperti contoh diatas anda dapat memiliki minimal 5 properti senilai minimal 1 milyar.

Apabila di tahun ke-10 kontrak tanah dan bangunannya habis namun anda tidak ingin melanjutkan usaha bengkel anda, tinggal jual 2 dari 5 unit yang anda miliki saya yakin itu sudah sangat cukup melunasi kredit atas 5 properti yang anda miliki.

Sisa lagi 3 unit anda bisa jaminkan dan mendapat minimal 3 milyar bisa digunakan untuk jadi modal usaha baru, jikalaupun anda tetap ingin melanjutkan usaha sebelumnya ini bisa dijadikan jaminan, nanti dalam proses perjalanan usaha anda belikan properti lagi untuk diwariskan dan seterusnya, atau buat usaha tambahan? Semua terserah anda yang memiliki insting enterpreneur.

Sehingga sebagai pemilik usaha yang hebat dan nekat apalagi berbakat tidak perlu pusing mikir BEP selama anda gunakan hasilnya untuk beli properti.

Yang pasti sangat sangat kecil kemungkinan bisa beli properti tanpa modal. Harus ada usaha yang menghasilkan ataupun sudah memiliki hasil bulanan yang mampu membiayai pembelian properti tersebut.

Intinya adalah mulai usaha harus dimulai dari action dan action jangan menunda jangan berpikir apa yang akan terjadi karena itu semua belum terjadi dan kalau pun apa yang anda takutkan terjadi ya mesti dihadapi dan dicarikan jalan keluar.

Semoga Bermanfaat

Gede Semadi Putra

 

2 thoughts on “Mulai usaha Ga Usah Pikir BEP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s