Lemahnya Daya Tarik Pasar Tradisional

Standard

Baru baru ini saya sempat berbelanja di sebuah pasar tradisional. Terakhir kali saya mengunjungi sebuah pasar tradisional adalah ketika saya masih duduk di bangku SD. Imej pasar tradisional sampai saat ini masih kental dengan baunya yang khas, lingkungannya yang kotor, penjual yg teriak-teriak, dan sebagainya. Berbanding terbalik dengan supermarket besar, yang cenderung mengutamakan kenyamanan dan kenikmatan belanja para pembeli.

Memang harga yang ditawarkan terpaut lumayan jauh, dan jika di pasar tradisional pembeli dapat menawar produk yg ingin dibeli, ditambah lagi bebas pajak!! Namun era semakin berubah, seiring meningkatnya kesejahteraan masyarakat dengan pendapatan yang meningkat pula, orang akan lebih memilih untuk mendapatkan kenyamanan walau dengan harga lebih.

Perlukah pasar tradisional berubah, demi terciptanya daya saing?? Menurut saya tidak perlu. Karena pasar tradisional memang identik dengan ketradisionalannya. Seperti yang saya katakan diatas, baunya yang khas, kotornya yang khas, dan penjualnya yang khas. Semua ini adalah bagian dari imej yang melekat.

Walaupun memang kebersihan dari pasar tradisional harus diperbaiki, tanpa mengurangi imej bahwa itu adalah pasar tradisional. Bahkan saat ini convenient store mulai menjamur di beberapa daerah di Indonesia. Mereka mengandalkan penjualan barang-barang konsumsi harian seperti rokok, minuman, dan sebagainya.

Tempat-tempat berbelanja seperti convenient store, supermarket maupun pasar tradisional semua memiliki competitive advantage atas yang lainnya. Setiap kelebihan harus terus diperdalam oleh pasar-pasar tradisional, guna mempertahankan pembeli yang sepertinya fanatik akan pasarnya masing-masing.

2 thoughts on “Lemahnya Daya Tarik Pasar Tradisional

  1. Yup, pasar tradisional banyak memiliki compettive advantage, namun itu tidak bisa di blow up..strategy nya harus canggih, peritel modern gencar2 nya berpromosi, seharusnya pasar tradisional berbenah dan menata dengan memberi tempat yang bersih (tidak perlu AC), bebas dari bau-bau an, barang fresh, jujur (tidak aksi tipu2 timbangan), serta terus dimaintanance.
    Keberadaan Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia yang diketuai (kalau tidak salah) Prabowo Subianto perlu terus vokal terhadap peritel modern

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s