Kemunduran Demokrasi

Standard

Miris rasanya mendengar bahwa anggota dewan mulai menggodok RUU Rahasia Negara yang diajukan Menteri Pertahanan.Memang jika dilihat dari segi keperluan untuk peperangan Rahasia Negara ini memang sangat di perlukan dalam hal pencegahan informasi penting tentang strategi perang. Namun lebih dari itu sebaiknya tidaklah informasi negara yang memang selama ini bebas beredar di kalangan pers dan masyarakat dijadikan Rahasia Negara.

Bagaimana mungkin sebuah negara yang mengaku demokrasi dan bebas berbicara menjadi terkekang lagi?? Informasi yang seharusnya diketahui masyarakat malah di tutupi. Ini dapat memberikan kemudahan bagi para koruptor untuk mengeksekusi tindakan-tindakan liciknya. Contoh saja, seorang koruptor kelas kakap dengan jabatan Kepala …. berhasil mengakali sebuah proyek pengadaan Benda Rahasia Negara. Pagunya Rp. 2.000.000.000.000,- dan proyek tersebut dimenangkan oleh sebuah perusahaan yang menawar dengan harga 1.999.999.000.000,-. Walaupun penurunan yang hanya 1 juta Ini sangat tidak mungkin, namun dengan adanya UU Rahasia Negara, hal ini menjadi mungkin. Karena?? Karena rakyat dan khalayak umum tidak berhak mengetahui informasi tersebut. Mudah kan??

Ditambah lagi dengan adanya Pasal 34 yang isinya

Untuk menjamin perlindungan terhadap rahasia negara, pemeriksaan di sidang pengadilan dilaksanakan secara tertutup.

Nah kalo udah gini koruptor jadi aman, tidak diketahui berapa yang uang negara yang dicuri, malahan berapa lama harusnya dia ditahan pun ngga ada yang akan tahu. Menyedihkan rasanya, negara yang baru saja di dengar oleh banyak masyarakat dunia tentang kesuksesannya menyelenggarakan proses demokrasi, jadi mengalami kemunduran lagi.

Justru bersamaan dengan ini pemerintahan Obama justru terus berupaya untuk membuka informasi sebesar-besarnya bagi masyarakat luas, bahkan seluruh dunia. Obama membuka informasi tentang siapa saja yang mengunjungi gedung putih. Dia mengatakan bahwa rakyatnya berhak tahu, siapa saja yang ikut serta memberikan saran dalam pembuatan keputusan.

Hal ini yang seharusnya ditiru oleh para pembuat undang-undang negara Indonesia. Semua anggota dewan seharusnya memberikan keleluasaan masyarakat Indonesia, seluas-luasnya dalam mengetahui informasi yang dikelola negara. Memang sekali lagi, rahasia strategis tentara Rapublik Indonesia tidak boleh sedikitpun di ekspos tetapi hanya itulah yang selayaknya dijadikan rahasia negara bukan rahasia beberapa instansi saja. Ini dapat berakibat pada kemudahan kerja para koruptor handal di negara ini.

Download RUU Rahasia Negara

One thought on “Kemunduran Demokrasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s