The Fed: Wakil Tuhan di bidang Moneter

Standard

The Federal Reserve System yang lebih dikenal dengan singkatan “The Fed” didirikan pada tahun 1913 pada masa pemerintahan Presiden Wilson. Perancang sistem ini berharap The Fed mampu mengatasi fluktuasi suku bunga yang tidak terkendali pada masa-masa sebelum hadirnya The Fed. Meskipun kendala-kendala dialami dalam proses penciptaannya, karena di duga sarat dengan kepentingan politis. Hal ini terjadi karena besarnya kekuasaan The Fed dalam pengaturan sistem perekonomian Amerika, dan menjadikannya sebuah lembaga yang terpusat, yang mana sangat jauh bertentangan dengan jiwa kebebasan berekonomi Amerika Serikat.

Lembaga ini mempunyai fungsi penting sebagai penopang ekonomi Amerika Serikat secara makro. Tidak jarang The Fed ikut serta dalam pembiayaan perang Amerika, hingga akhirnya setelah Perang Dunia I, penguasaan ekonomi yang sebelum perang tersebut menjadi milik Inggris, perlahan dialihkan menjadi milik Amerika Serikat dengan mata uangnya yang terkenal seantero jagat, US DOLAR.

Pergerakan penguasaan pasar dengan dolar ini semakin terlihat setelah Perang Dunia II. Perang yang sejatinya terjadi hampir di sebagian besar negara berkembang dunia saat itu. Serdadu Amerika seolah membangun franchise dolar di setiap negara yang mereka perangi. Ini adalah salah satu pemicu tersebarnya dolar Amerika ke seluruh penjuru dunia.

Selanjutnya setelah Perang Dunia II, Perang dingin terjadi mempertemukan dua jagoan adidaya saat itu Amerika dan Uni Soviet. Memang terlihat saat itu beberapa negara meyakini kekuatan sistem pemerintahan komunis. Dengan menempatkan posisi kekuasaan pada satu orang atau terpusat, menjadikan pemerintahan ini menjadi mudah untuk digerakkan sesuai keinginan sang diktator. Namun sejarah kurang mendukung sistem pemerintahan ini. Perlahan tapi pasti komunisme di dunia mulai terkikis, didorong oleh keinginan manusia untuk merasakan kebebasan dan kemerdekaan dalam segala hal yang mereka lakukan.

Kekuatan baru demokratisasi setiap negara membuat paradigma Negara Adikuasa Amerika Serikat semakin jelas terdengar. Mengingat Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang warganya memiliki kebebasan dalam mengungkapkan sesuatu, termasuk setiap halnya dalam bidang ekonomi, Amerika pun menjunjung tinggi sistem pasar bebas, bahkan seorang Ben Bernanke pun menyetujuinya.

Akhirnya Amerika Serikat-pun menjadi kiblat perekonomian dunia. Orang-orang mulai berbondong-bondong melakukan teori ekonomi Neo-Liberal-nya. Ditambah pula dengan keinginan masyarakat dunia untuk ikut serta dalam perkembangan teknologi dunia yang tidak terbendung, mengakibatkan tingkat keborosan yang tidak terkira.

Hal ini menyebabkan The Fed, sebagai lembaga pencetak dolar Amerika yang memiliki wewenang khusus dalam pengaturan ekonomi Amerika, perlahan menggeliat dalam peta ekonomi dunia. Kebijakan-kebijakan mengolah M0, M1, M2 dan M3 nya menjadi acuan dasar bagi pasar investasi seluruh dunia. Pengelolaan agregat moneter ini secara lihai dilakukan para Ketua Dewan Gubernur The Fed.

Setiap keputusan yang di buat oleh Ketua Dewan Gubernur dapat menjadi pendorong ataupun pelemah laju pasar investasi dunia. Seolah-olah mendengarkan sabda nabi yang mengatur perekonomian secara keseluruhan. Ini mengakibatkan tidak sembarang orang boleh menduduki kursi panas ini, karena sedikit adanya misdireksi dari Ketua Dewan Gubernur bisa berakibat fatal pada perekonomian dunia pada umunmnya.

Rasanya tidak mungkin jika pengaruh ekonomi yang begitu kuat ini digantikan oleh negara lain pada waktu dekat-dekat ini. Amerika Serikat dan The Fed-nya masih akan berkutat pada pengotak-atikan ekonomi negaranya sendiri, dan dengan efek domino pengotak-atikan ini menjalar pada perekonomian negara lain. Negara berkembang di eropa pun tidak lepas dari jeratan mautnya.

Alan Greenspan

Resesi global yang kita rasakan saat ini merupakan hasil olahan yang salah pada masa jabatan Alan Greenspan, selaku Ketua Dewan Gubernur The Fed 1987 – 2006. Memang benar jika dikatakan bahwa dia telah berhasil melewati beberapa krisis, namun tindakan tidak perdulinya akan kebebasan pemberian kredit perumahan dan kebebasan terjadinya penggelembungan aset properti adalah SANGAT SALAH dan tidak ada benarnya sama sekali.

Obama Bernanke

Dengan beberapa kejadian-kejadian yang mendukung sepertinya memang benar menurut saya, bahwa The Fed ini merupakan wakil Tuhan di bidang Moneter. Ketua Dewan Gubernur-nya akan dijadikan nabi yang membawa sabda-sabda yang mampu mengguncangkan pasar investasi dan perekonomian dunia. Kita lihat akan kemana The Fed ini dibawa oleh nahkodanya yang baru dilantik lagi (Ben Bernanke) oleh Presiden Barack Obama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s